Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan Anda terima saat tes wawancara kerja (dan beberapa pertanyaan jebakan) (Bagian 2-akhir)

Selamat malam teman-teman dunia maya dan para pembaca...
Mungkin Anda masih ingat dengan postingan saya mengenai pertanyaan apa saja yang mungkin akan Anda terima dalam proses wawancara kerja. Masih ingat kan? jika sudah lupa atau belum membaca postingan saya sebelumnya, bisa teman-teman lihat di sini <-----

Oke, dalam postingan kali ini saya akan membahas lagi mengenai pertanyaan-pertanyaan yang bisa teman-teman terima dalam tes wawancara kerja. Jika dalam postingan saya sebelumnya membahas mengenai 10 pertanyaan yang pokok yang paling sering teman-teman terima dalam wawancara kerja. Nah, dalam kesempatan ini akan membahas mengenai pertanyaan-pertanyaan lain yang  sangat mungkin bisa teman-teman terima. Semoga bermanfaat!

wawancara-kerja-bag-2


1. Apa yang Anda ketahui tentang industri/perusahaan yang Anda lamar?

Pertanyaan ini biasanya sering muncul ketika dalam tes wawancara kerja. Perttanyaan ini bertujuan untuk menguji pengetahuan Anda tentang perusahaan atau industri yang akan Anda lamar. Dengan mengajukan pertaanyaan ini perusahaan akan mengetahui bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk diterima perusahaan, karena Anda sudah mengerti mengenai industri yang akan Anda jalani dan pekerjaan yang akan menanti Anda.

Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, Anda bisa menjawab dengan :
"selama ini saya sudah melakukan riset, searching, dan mengetahui visi dan misi pada industri ini. Selain itu saya juga sudah akrab dengan produk-produk yang dihasilkan pada industri ini serta saya sudah mengetahui pesaing-pesaing pada industri Anda. Saya juga telah mempelajari perjalanan karir serta kesuksesan pada keuda orang yang mendirikan industri Anda. Saya bahkan juga mengetahui jika perusahaan ini industri Anda siap untuk meluncurkan produk baru. Untuk itu saya siap bergabung menjadi bagian dari industri ini."

Dengan menjawab ini, maka akan menggambarkan Anda sebagai seseorang yang mengetahui tentang seluk beluk industri yang akan Anda lamar. Dengan begitu perusahaan tidak perlu lagi menerangkan kepada Anda mengenai visi dan misi perusahaan atau tujuan (goal) yang akan mereka capai.


2. Apa rencana Anda lima tahun ke depan? 

Dalam menjawab pertanyaan ini usahakan jangan sampai jawaban Anda menyimpang dari apa yang Anda inginkan dan apa yang diinginkan oleh perusahaan. Hal ini bertujuan agar Anda bisa menyelaraskan antara impian yang Anda ingin capai dengan target jangka panjang perusahaan yang Anda lamar. 

Untuk lebih mudah dalam memahaminya saya beri contoh misalnya perusahaan yang akan Anda lamar tersebut mempunyai sebuah target jangka panjang agar produk yang dihasilkan perusahaan memiliki cabang di luar negeri, maka jika menghadapi hal semacam ini Anda bisa menjawab :
"Rencana saya dalam 5 tahun ke depan adalah saya ingin tinggal di luar negeri serta saya di sana ingin menjadi pemimpin dari cabang perusahaan Anda. Itulah rencana saya selama 5 tahun ke depan."
Walaupun begitu usahakan jawaban Anda bukan merupakan jawaban yang terkesan sengaja atau hanya sekedar ingin menyelaraskan saya dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Usahakan tetap realistis bahwa itulah tujuan yang ingin Anda capai sebenar-benarnya.


3. Apakah ada yang ingin Anda tanyakan tentang kami?

Jangan sia-siakan kesempatan ini ketika pewawancara menanyakan ini! Sekali lagi jangan sia-siakan kesempatan ini!

Karena inilah saat yang sangat tepat bagi Anda untuk mengajukan pertanyaan tentang perusahaan yang Anda lamar. Misalnya saja Anda bertanya mengenai kepemimpinannya serta aturan-aturan yang ada, namun ada kesempatan ini bukan berarti Anda kemudian mengajukan pertanyaan terlalu banyak, usahakan jangan terlalu banyak memberikan pertanyaan kepada pewawancara. Anda bisa mengutarakan tiga atau empat pertanyaan, karena Anda harus sadar, bahwa tujuan Anda di sini adalah untuk di wawancara bukannya mengajukan pertanyaan tentang seluk beluk perusahaan. Namun jika Anda diberi waktu manfaatkan sebaik mungkin.


4. Jelaskan posisi ideal apa yang Anda inginkan?

Pewawancara pastinya akan mengeliminasi Anda di saat Anda tidak bisa menjawab dengan tepat pertanyaan ini. Kenapa? karena perusahaan tentu saja tidak mau menerima karyawan yang tidak tahu akan tugas yang harus mereka jalankan. Misalkan Anda ingin mendaftar sebagai seorang marketing, Anda harus tahu tugas dan kewajiban yang harus dilakuka ketika Anda menjadi seorang Marketing. Salah satunya ialah Anda harus bisa menjual produk dari perusahaan dan Anda juga harus bisa menjaga relasi atau hubungan baik antara konsumen dengan perusahaan.


5. Apakah Anda siap jika diberi tanggung jawab yang besar?

Untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan pewawancara ini, maka Anda harus dan perlu menjelaskan tanggung jawab apa saja yang dibebankan kepada Anda dan Anda harus bisa tunjukkan bagaimana cara Anda mengatasinya. Selain itu jawablah pertanyaan jika Anda mampu diberi tanggung jawab yang besar dan tidak akan menyia-nyiakan tanggung jawab tersebut dan melakukannya dengan sebaik-baiknya supaya tidak mengecewakan bos dan juga orang lain. Semisal Anda mendaftar seorang Marketing, maka tanggung jawab Anda yang pasti adalah Anda akan dibebani target, agar Anda tidak mengecewakan bos Anda haruslah berusaha sebaik-baiknya supaya target yang dibebankan perusahaan kepada kita bisa tercapai. Selain itu, Anda juga harus bisa menjaga hubungan baik dengan konsumen Anda dan konsumen perusahaan, agar tidak mengecewakan konsumen dan menjaga image perusahaan baik di mata orang lain.


6. Apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai dari pekerjaan ini?

Dalam setiap pekerjaan sudah jelas tidak hanya memiliki hal yang positif saja, namun juga pasti ada hal yang negatif di dalamnya. Maka Anda harus berhati-hati sekali ketika menjawab pertanyaan semacam ini, Jangan sekali-kali Anda menyatakan bahwa Anda tidak menyukai pekerjaan tersebut. Akan lebih baik, jika Anda mengatakan bahwa Anda sangat menyukai pekerjaan tersebut. Jangan lupa Anda nyatakan pula jika Anda adalah jenis orang yang menyukai tantangan baru yang akan memberikan pengalaman yang berarti dalam hidup Anda.


7. Berapa gaji yang Anda peroleh dari pekerjaan sebelumnya?

Pertanyaan seperti ini saya pernah mengalaminya, pada intinya sekali lagi harus saya tegaskan untuk pertanyaan mengenai gaji, Anda harus berhati-hati dalam menjawabnya. Karena sebenarnya calon bos Anda mengetahui berapa gaji yang Anda dapat dari perusahaan sebelumnya. Setelah calon bos Anda mengetahui berapa gaji yang Anda dapat dari perusahaan sebelumnya, maka calon bos Anda akan berusaha untuk menyamakan gaji Anda pada perusahaannya sama dengan gaji Anda pada pekerjaan Anda yang sebelumnya.

Jika gaji yang ditetapkan pada perusahaan yang Anda lamar lebih tinggi dari gaji Anda yang sebelumnya atau sesuai dengan gaji Anda yang Anda tetapkan, Anda akan merasa lebih tenang. Namun pahitnya, bagaimana yang terjadi justru sebaliknya? Jika gaji yang akan Anda terima justru lebih sedikit dari gaji yang Anda terima sebelumnya, Anda tidak perlu panik dan kecil hati, mintalah kepada mereka, jika membicarakan gaji maka Anda terlebih dahulu harus mengetahui tugas dan tanggung jawab Anda di perusahaan tersebut. Selain itu, Anda juga dapat bertanya pada calon bos Anda, berapa range gaji yang ditetapkan oleh perusahaan. Karena pastinya, setiap perusahaan mempunyai range sendiri-sendiri tentang masalah gaji.


8. Hal apa yang menjadi motivasi Anda sehingga melamar pekerjaan di perusahaan ini? Apakah motivasi Anda ingin mencari uang tambahan, atau mencari pengalaman atau menambah pengalaman?

Pertanyaan ini merupakan salah satu dari sekian banyak pertanyaan yang menjebak. Jika Anda menjawab motivasi bekerja Anda pada perusahaan ini karena mencari uang tambahan, maka kemungkinan asumsi calon bos Anda bahwa Anda sudah mempunyai pekerjaan lain di luar pekerjaan yang sekarang Anda lamar. Jika Anda menjawab jika Anda hanya ingin mencari pengalaman, maka sama saja Anda menjelaskan jika Anda hanyalah bermain-main saja dan sekedar untuk mencari pengalaman di tempat kerja Anda yang baru.

Lalu, bagaimana caranya menjawab? (ribet banget ya, oke langsung to the point)
Untuk menjawab pertanyaan seperti di atas, Anda haruslah mampu menjawab jika Anda memang benar-benar ingin bekerja pada perusahaan tersebut. Jelaskan jika Anda ingin bekerja di perusahaan tersebut sehingga mendapatkan penghasilan yang dapat Anda gunakan dengan baik. Pertanyaan ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk menjelaskan jika Anda adalah seseorang yang mampu bekerja keras dan dapat melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.


9. Apakah yang menurut Anda menjadi pekerjaan ideal Anda?

Sebelum menjawab pertanyaan ini Anda harus terlebih dahulu mencari informasi mengenai perusahaan yang akan Anda lamar. Kemudian setelah mengetahui informasi tersebut, maka Anda harus menjawab dengan menyampaikan kriteria-kriteria yang telah mereka tetapkan dalam perusahaan untuk mencari karyawan/pekerja baru.

Terangkan jika pekerjaan yang ideal bagi Anda adalah pekerjaan yang menantang, dapat melatih ketrampilan-ketrampilan Anda, dapat mendapatkan ketrampilan baru, lingkungan dan rekan kerja yang nyaman. Selain itu pekerjaan yang ideal adalah pekerjaan dengan karir yang baik dan penghasilan yang baik.


10. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?

Pertanyaan mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama adalah pertanyaan yang bagi sebagian orang sangat susah untuk dijawab, apalagi jika berhubungan dengan gaji. Oleh karena itu saran saya jangan sekalipun menyebutkan hal yang negatif tentang alasan meninggalkan kantor yang lama. Meskipun alasan yang digunakan adalah alasan yang bernada negatif, namun Anda harus menyampaikannya dengan nada positif. Misalkan, Anda mengatakan jika Anda ingin berkembang lebih baik dari perusahaan sebelumnya, dan jelaskan kenapa perusahaan baru yang akan Anda masuki ini akan memberikan ruang bagi Anda untuk berkembang.

Lalu bagaimana kasusnya jika Anda (mohon maaf dan amit-amit) pernah mengalami yang namanya pemecatan?

Jika sebelumnya Anda pernah dipecat, Anda harus menjawab dengan jujur bahwa Anda memang dipecat. Jika Anda dipecat dari perusahaan sebelumnya karena perusahaannya kolaps (bangkrut) tidak menjadi masalah. Namun jika Anda dipecat karena kesalahan Anda sendiri, maka Anda harus menerangkan namun jangan menampakkan diri Anda seseorang yang lemah walaupun dipecat. Jelaskan dengan positif jika memang kesalahan Anda sendiri yang menyebabkan Anda dipecat. Anda harus bisa menjelaskan bahwa Anda menyadari kesalahan Anda dan akan selalu berusaha mengoreksi kesalahan Anda sendiri.


Nah, teman-teman semua kiranya itu saja berdasarkan pengalaman dan sharing saya dengan beberapa teman dan rekan kerja. Jika memang ada pertanyaan yang belum saya sebutkan silahkan teman-teman tambahkan di kolom komentar dan saling berbagi pengalaman kan tidak ada salahnya bukan? Semoga artikel ini bisa membantu teman-teman semua baik sebagai bahan bacaan maupun bagi teman-teman yang ingin mendaftar di perusahaan, dan seperti biasa terima kasih.

deffendy+
loading...
.

0 Response to "Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan Anda terima saat tes wawancara kerja (dan beberapa pertanyaan jebakan) (Bagian 2-akhir)"

Post a Comment