Mengenal tentang Rahasia Dagang dan Hukum yang Mengaturnya

Pernahkah kalian membayangkan ketika kalian makan di Mc Donald atau KFC, kalian membayangkan "gimana sih kok rasanya bisa enak seperti ini, apa rahasianya?". Yang teman-teman pikirkan tersebut pernah juga terlintas dalam pikiran saya. Inilah yang disebut sebagai "Rahasia Dagang". Oleh karena itu saya akan membahas sedikit mengenai rahasia dagang jika dilihat dengan kacamata hukum perdata.

Sebenarnya ada banyak metode yang bisa digunakan oleh para pengusaha dalam usaha untuk memperoleh suatu keunggulan dan keunikan dibandingkan dengan perusahaan lainnya yang mungkin saja bergerak dalam bidang yang sama. Salah satu caranya yang kadang digunakan adalah dengan melakukan pendekatan personal dengan karyawan dari perusahaan lain guna memperoleh bocoran mengenai keunggulan dari perusahaan lain tersebut tentu saja dalam memperoleh informasi itu adalah imbalan bagi informan dalam bentuk sejumlah hadiah.

Dengan begitu banyak ditemukannya kejadian tersebut di lapangan, maka pemerintah mulai membuat aturan guna mengatur mengenai rahasia dagang, hal ini bertujuan untuk melindungi rahasia dagang agar tidak terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Perlindungan terhadap rahasia dagang ini dapat diperoleh oleh perusahaan jika rahasia itu memang bersifat rahasia, kemudian mempunyai nilai ekonomi serta dijaga kerahasiaannya melalui upaya yang sebagaimana mestinya oleh perusahaan.

Lalu apakah rahasia dagang itu? Menurut Pasal 1 UU No. 30 Tahun 2000, rahasia dagang adalah suatu informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dijaga kerahasiaannya oleh pemilik rahasia dagang.
rahasia-dagang

Lalu apa sajakah Lingkup Perlindungan dalam Rahasia Dagang?


Perlindungan rahasia dagang itu meliputi :

  1. Lingkup dalam perlindungan rahasia daganag yang meliputi (a) metode dalam produksi, (b) metode dalam pengolahan, atau (c) beberapa informasi lain yang rahasia di bidang teknologi dan atau bisnis yang bisa memiliki nilai ekonomi dan tidak diketahui oleh masyarakat umum.
  2. Rahasia dagang itu bisa memperoleh perlindungan jika informasi rahasia dagang tersebut memang bersifat rahasia, mempunyai nilai ekonomi dan dijaga kerahasiaannya melalui upaya yang semestinya oleh pemilik rahasia dagang.
  3. Informasi tersebut dapat dikriteriakan rahasia apabila informasi tersebut memang hanya diketahui oleh pihak tertentu dan atau tidak diketahui oleh masyarakat secara umum.
  4. Sedangkan informasi itu dinilai memiliki nilai ekonomi jika keberadaannya yang rahasia tersebut digunakan untuk menjalankan kegiatan atau usaha yang bersifat komersial atau dapat meningkatkan keuntungan dari segi ekonomi.
  5. Informasi juga dianggap dijaga kerahasiannya apabila sang pemilik rahasia dagang atau para pihak yang menguasainya telah melakukan langkah-langkah yang dianggap layak dan patut.

Lalu, kemudian timbul pertanyaan, seperti misalnya "apa saja hak yang dimiliki oleh sang pemilik rahasia dagang?". Hak pemilik Rahasia Dagang adalah :

  1. Menggunakan sendiri rahasia dagang yang dimilikinya;
  2. Memberikan lisensi kepada orang lain atau kepada pihak ketiga untuk kepentingan komersial;
  3. Melarang pihak lain untuk menggunakan rahasia dagang yang dimilikinya.

Lisensi apakah yang dimaksud yang sudah disebutkan dalam poin nomor 2?

Lisensi merupakan izin yang diberikan oleh pemegang/pemilik hak rahasia dagang kepada pihak lain yang diberikan melalui suatu perjanjian yang berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menikmati manfaat ekonomis dari suatu rahasia dagang yang sudah diberikan perlindungan hukum dalam jangka waktu tertentu dan syarat-syarat tertentu.

Perjanjian dalam lisensi tersebut wajib dicatatkan pada Ditjen HKI yang kemudian dikenai biaya sebagaimana yang sudah diatur dalam Undang-Undang. Yang "wajib dicatatkan" pada Ditjen HKI hanyalah mengenai data yang bersifat administratif dari perjanjian lisensi dan tidak mencakup subtansi dari rahasia dagang yang sudah diperjanjikan.

Dalam perjanjian lisensi tersebut dilarang memuat ketentuan yang kedepan dapat menimbulkan akibat yang bisa merugikan perekonomian Indonesia atau memuat ketentuan yang mengakibatkan persaingan dalam dunia usaha yang tidak sehat sebagaimana yang sudah diatur dalam segala peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketika perjanjian lisensi ini sudah dibuat dan sudah dicatatkan, pemegang hak rahasia dagang atau penerima lisensi dapat menggugat siapapun yang secara sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan pelanggaran rahasia dagang yang berupa :

  1. Gugatan ganti rugi;
  2. Penghentian segala perbuatan pelanggaran dan diajukan ke Pengadilan Negeri.
Selain penyelesaian melalui gugatan tersebut di atas, para pihak dapat menyelesaikan perselisihan tersebut melalui arbitrase atau alternatif lain guna penyelesaian sengketa.

Namun perlu diketahui bahwa berbeda dengan jenis HaKI yang lainnya (Baca juga : HaKI, Hak Cipta, Hak Paten), rahasia dagang tidak dipublikan ke publik. Sesuai dengan namanya, rahasia dagang bersifat rahasia dan rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak "dibocorkan" oleh sang pemilik dagang. Misalnya contoh daripada rahasia dagang adalah resep KFC. Untuk beberapa tahun, hanya KFC sajalah yang memiliki informasi mengenai resep tersebut. Perusahan lain sama sekali tidak berhak untuk mendapatkan resep tersebut, misalnya ingin mendapatkan resep KFC dengan cara membayar pegawai dari KFC untuk mendapat informasi resep.
            
KFC-logo
Lalu kemudian ada pertanyaan mengenai "apakah ada cara yang legal untuk mendapatkan resep (rahasia dagang) dari KFC tersebut?" Jawabannya adalah "ada", bagaimana caranya ialah dengan menggunakan cara rekayasa balik (reverse engineering). Misalnya untuk contoh, hal ini (reverse engineering) dilakukan oleh perusahaan kompetitor KFC yang dilakukan dengan menganalisis kandungan bahan atau bumbu dari ayam-ayam hasil masakan KFC. Hal yang semacam ini masih legal dan dibenarkan secara hukum. Oleh sebab itu, sampai saat ini ada makanan atau masakan ayam yang rasanya mirip dengan KFC misalnya yang familiar di lingkungan kita adalah Olive atau Quick Chicken.


microsoft-windows-logo
Ada contoh lainnya yaitu dengan menggunakan cara yang dikenal dengan kode sumber (source code) dari Microsoft Windows. Seperti yang kita tahu Windows memiliki banyak kompetitor yang mencoba untuk meniru Windows, misalnya ketika proyek WIne yang bertujuan untuk bisa menjalankan aplikasi Windows pada lingkungan sistem operasi Linux. Pada suatu saat, kode sumber dari Windows tersebut tidak pernah secara tidak sengaja tersebar ke dunia Internet. Karena kode sumber dari Windows adalah sebuah rahasia dagang, maka proyek daripada Wine ini tetap tidak diperkenankan untuk melihat atau menggunakan kode sumber Windows yang bocor tersebut. Yang perlu digaris bawahi, kode sumber dari Windows termasuk rahasia dagang karena Microsoft telah memilih untuk tidak mempublikasikannya (sesuai dengan kriteria sesuatu informasi dinilai sebagai sebuah rahasia dagang). Pada kasus lain, produsen dari perangkat lunak lebih memilih untuk mempublikasikan kode sumbernya semisal pada perangkat lunak Opensource.

Demikianlah postingan saya kali ini mengenai sebuah rahasia dagang, secara garis besar menurut saya rahasia dagang merupakan suatu informasi yang bersifat rahasia, tertutup untuk umum (publik), dimana di dalam informasi tersebut mempunyai nilai ekonomis serta sudah ada upaya dari si pemilik rahasia dagang untuk melindungi informasi rahasia tersebut.  Sekian postingan sederhana saya ini, semoga bermanfaat dan seperti biasanya terima kasih.

deffendy++
loading...
.

0 Response to "Mengenal tentang Rahasia Dagang dan Hukum yang Mengaturnya"

Post a Comment