Pengertian dan Perkembangan Hukum Ketenagakerjaan

    Dalam mempelajari ilmu hukum, pastilah mengenal istilah Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Ketenagakerjaan secara garis besar ialah hukum yang mengatur hubungan kerja antara majikan dengan buruh, atau istilah yang lebih relevan untuk sekarang adalah hubungan hukum antara perusahaan dengan karyawan. Hukum Ketenagakerjaan ini sangat penting untuk diketahui oleh semua pihak. Karena kita tahu bahwa kita suatu saat, cepat atau lembat akan menghadapi yang namanya dunia kerja. Bahkan jika kita mempunyai usaha mandiri, tetaplah harus paham mengenai Hukum Ketenagakerjaan, karena arahnya kita juga akan mengelola sumber daya manusia. 

       Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini, saya akan memaparkan dan menjelaskan sedikit demi sedikit mengenai Hukum Ketenagakerjaan, mulai dari pengertian, sumber dan perkembangan hukum ketenagakerjaan di Indonesia..

Pengertian Hukum Ketenagakerjaan, Sumber dan Perkembangan Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia


pengertian-perkembangan-hukum-ketenagakerjaan

A.  ISTILAH ISTILAH

Ada beberapa istilah terkait dengan hukum ketenagakerjaan, yaitu :

(1)  Tenaga Kerja

   Yang dimaksud dengan Tenaga Kerja adalah Pria/wanita yang sedang dalam dan atau akan melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja, guna menghasilkan barang atau jasa.

(2)  Pegawai

Pegawai adalah Setiap orang yang bekerja pada pemerintah. Misalnya pegawai negeri sipil (PNS)

(3)  Pekerja

Pekerja adalah Tenaga kerja yang bekerja dalam hubungan pada penguasa dengan menerima upah/gaji.

(4)  Pengusaha

Sedangkan pengusaha adalah Orang yang berusaha untuk melakukan suatu pekerjaan. Bisa diartikan badan hukum yang dikelola sendiri, bisa juga diartikan orang/badan hukum yang menjalankan usaha bukan miliknya.

B.  PENGERTIAN HUKUM KETENAGAKERJAAN

     Pengertian hukum ketenagakerjaan tergantung pada hukum positif tiap-tiap negara. NEH van Esveld mengemukakan hukum ketenagakerjaan meliputi pekerjaan yang dilakukan swapekerja (bekerja untuk diri sendiri, risiko dan tanggung jawab sendiri). Dari pengertian di atas hukum ketenagakerjaan tidak saja hukum yang bersangkut dengan hubungan kerja, tapi termasuk juga hukum yang bersangkutan dengan di luar hubungan kerja.

    Kemudian ada pendapat lagi dari Molenaar, bahwa hukum ketenagakerjaan ialah bagian dari hukum yang berlaku, yang mengatur hubungan antara buruh dengan majikan, buruh dengan buruh dan buruh dengan penguasa. Peran pemerintah adalah menjembatani agar para buruh tidak tertindas. Menurut para ahli dari pemerintah, hukum ketenagakerjaan adalah keseluruhan peraturan mengenai hubungan kerja yang mengakibatkan seseorang secara pribadi ditempatkan di bawah perintah orang lain dan keadaan penghidupan yang bersangkut-paut dengan hubungan kerja tersebut. Menurut Imam Soepomo, hukum ketenagakerjaan adalah himpunan peraturan tertulis/tidak tertulis yang berkaitan dengan kejadian dimana seseorang bekerja pada orang lain dengan mendapatkan upah.

C.  SIFAT HUKUM KETENAGAKERJAAN

Dilihat dari segi sifatnya, hukum ketenagakerjaan dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Hukum Imperatif, yaitu hukum yang harus ditaati secara mutlak. Artinya semua aturan yang ada dan sudah ditetapkan dalam hukum, harus ditaati oleh semua pihak yang tercantum dalam hukum tersebut. 
  2. Hukum Fakultatif. Hukum yang dapat dikesampingkan (biasanya dengan perjanjian). Dalam perjanjian biasanya ada hal yang dapat dikatakan sebagai sebuah pengecualian, dimana pengecualian tersebut tidak bersifat mutlak dan bisa dikesampingkan.


D.  SUMBER HUKUM KETENAGAKERJAAN

(1)  Undang-undang

     Merupakan aturan yang dibuat oleh negara yang mengatur tentang ketenagakerjaan. Contoh : UU tentang Ketenagakerjaan, UU Jamsostek, UU Upah Minimum Propinsi (UMP), dsb

(2)  Kebiasaan

    Paham yang mengatakan bahwa satu-satunya sumber hukum hanyalah undang-undang sudah banyak ditinggalkan. Sebabnya adalah karena dalam kenyataannya tidak mungkin mengatur kehidupan masyarakat yang demikian kompleks dalam satu undang-undang. Karena itu di samping undang-undang, ada hukum lain yang berkembang yang mengatur hubungan kerja tertentu, ialah kebiasaan atau hukum tidak tertulis.

(3)  Keputusan

     Ialah hal yang dilakukan oleh pemerintah untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan. Misalnya Keputusan Gubernur tentang UMP.

(4)  Traktat

     Traktat sebagai sumber hukum formil dirasa sudah sangat jelas. Lazimnya perjanjian internasional (traktat) memuat peraturan hukum yang mengikat secara umum, maka masing masing negara terikat dengan perjanjian yang dibuatnya.

(5)  Perjanjian

Ada 2 perjanjian dalam hukum perburuhan, ialah :
  1. Perjanjian Kerja. Perjanjian kerja adalah perjanjian yang dibuat antara pekerja dengan pengusaha baik lisan maupun tertulis, baik dalam bentuk, waktu tertentu maupun waktu tidak tertentu yang memuat syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban para pihak dengan adanya unsur pekerjaan, yaitu upah.
  2. Perjanjian Perburuhan. Perjanjian perburuhan adalah perjanjian antara serikat buruh dengan majikan mengenai syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam perjanjian kerja.


E.  PERKEMBANGAN HUKUM PERBURUHAN

Sebelum kemerdekaan

     Hukum perburuhan yang ada pada masa ini adalah perburuhan asli Indonesia, dengan dmeikian disebut hukum perburuhan adat, dan hukum perburuhan yang dibuat oleh Pemerintah Belanda. Hukum perburuhan adat ada karena bentuknya tidak tertulis, maka sangat sulit perkembangannya diuraikan dengan penandaan tahun-tahun atau bulan-bulan.

Sesudah kemerdekaan

     Ada perbedaan yang mendasar antara hukum perburuhan sebelum kemerdekaan dengan sesudah kemerdekaan dari segi arah yang mendasarinya. Kalau sebelum kemerdekaan arah hukum perburuhan banyak diwarnai dengan politik hukum Pemerintahan Belanda, sedangkan setelah kemerdekaan arah yang mendasarinya jelas, yaitu UUD 1945.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Demikian rangkuman singkat mengenai materi hukum ketenagakerjaan yang saya dapat sewaktu saya masih kuliah :D. Artikel selanjutnya nanti akan membahas mengenai Hubungan Kerja dalam Hukum Ketenagakerjaan. Semoga artikel yang sederhana ini bisa sedikit banyak membantu teman-teman semua.

def+
loading...
.

0 Response to "Pengertian dan Perkembangan Hukum Ketenagakerjaan"

Post a Comment